Bedah Buku “DEMOKRASI MUKA DUA”

IAIM NU Kota Metro : Gelar Bedah Buku “DEMOKRASI MUKA DUA” Karya Wakil Sekjen PBNU  DR. Muhammad Aqil Irham, M.Sc

Istilah DEMOKRASI bukan merupakan barang baru, istilah ini sudah cukup familier di tengah-tengah masyarakat. Setelah bergulirnya agenda reformasi 1998, Kran demokrasi di Indonesia terbuka begitu luas dan bahkan Indonesia mendapatkan predikat negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

   Terkait hal tersebut dalam rangka membaca perjalanan Demokrasi melalui pembacaan ulang terhadap PILKADA di Indonesia, Wakil Sekjen PBNU DR. Muhammad Aqil Irham, M.Sc menulis buku “Demokrasi Muka Dua”.  Yang di bedah di Aula Institut Agama Islam Ma’arif NU Kota Metro Lampung, 28/5/2016.

Dalam acara bedah buku ini langsung dihadiri oleh penulis sebagai narasumber DR. Muhammad Aqil Irham, M.Sc.

“ini adalah bedah buku pertama kali yang saya alami setelah diterbitkannya buku saya Demokrasi Muka Dua, sebenarnya sekjen PBNU, kemudian Unifersitas Lampung juga minta untuk dapat membedah buku ini, namun IAIMNU Metro Lampung mendapatkan kesempatan yang pertama”. Katanya

“ saya mengucapkan terimakasih kepada IAIMNU Metro Lampung yang telah mengadakan acara ini, karena dengan ini maka buku saya jadi dibaca oleh banyak orang, dalam buku ini saya sajikan melalui analisis atas seluk beluk pemilukada yang telah berlangsung sejak tahun 2005” Tambah nya dalam sela-sela memberikan jawaban atas pertanyaan para audien.

 Dalam sambutanya Rektor IAIM NU Metro Lampung Drs. Mispani, M.Pd.I mengatakan bahwa agenda-agenda seperti ini harus sering dilakukan di lingkungan perguruan tinggi, ini merupakan kajian ilmu, dengan agenda bedah buku ini diharapkan kita akan mendapatkan pengetahuan baru, sekaligus klarifikasi langsung terhadap teori-teori yang di lahirkan oleh para penulis , disamping itu juga mampu memberikan rangsangan-rangsangan kepada para audien untuk dapat menulis, dan menjadi seorang penulis.

Ketua Panitia Bedah Buku Miftahul Huda, M.Pd.I , menuturkan bahawa peserta dalam acara tersebut adalah,  Para Dosen, Mahasiswa, Ketua-ketua  Partai, para Angota Dewan, Ketua KPU dan para ketua dan pimpinan Ormas yang ada di eks Lampung Tengah Kota Metro, Lampung Timur dan lampung Tengah.

Bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut ketua Program Studi Ahwal Alsyakhsiyyah IAIM NU Metro Iwannudin, M.H.I .

Adapun catatan tentang demokrasi dari hasil bedah buku tersebut bahwa demokrasi yang terjadi di Indonesia saat ini masih jauh dari cita-cita reformasi, demokrasi yang terjadi baru kuat dari unsur kratos dan kurang di imbagi dari unsur demosnya, sehingga demokrasi yang terjadi sagat kuat sekali relefansinya dengan praktek-prektek korupsi, karena para koruptor mudah berlindung di balik demokrasi institusi yang di buatnya, untuk menyikapi hal ini penulis merekomendasikan bahwa masyarakat melalui berbagaimacam cara dan lembaga harus tetap selalu mengawasi perjalanan demokrasi, maka  penguatan Society Social ini wajib adanya.

Sharing is caring!

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.